Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Gelar Ngabuburit Pengawasan Bertema “Integritas Pengawasan Sebagai Nilai Ibadah”
|
BAWASLU TIDORE- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan mengusung tema “Integritas Pengawasan Sebagai Nilai Ibadah”, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan sekaligus refleksi spiritual di bulan Ramadan.
Acara yang berlangsung di Kedai Red Dzona Tuguluga Kota Tidore Kepulauan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan staf sekretariat. Kegiatan ini dirancang sebagai forum internal untuk memperkuat komitmen integritas dalam pelaksanaan fungsi pengawasan pemilu dan pemilihan, dengan memadukan pendekatan etik, regulatif, dan nilai-nilai keagamaan.
Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa dalam sambutannya menegaskan bahwa integritas merupakan prasyarat utama dalam menjalankan mandat pengawasan. Menurutnya, pengawasan yang berlandaskan prinsip independensi, imparsialitas, profesionalitas, dan akuntabilitas bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan juga bagian dari tanggung jawab moral.
“Dalam konteks Ramadan, integritas tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai bentuk ibadah. Setiap proses pengawasan yang dilakukan secara jujur dan bertanggung jawab memiliki dimensi spiritual,” ujarnya.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini diisi dengan tausiyah oleh Anggota Bawaslu Tidore Isman M. Natsir, dan dilanjutkan diskusi internal terkait penguatan budaya organisasi, serta evaluasi praktik pengawasan yang telah berjalan. Peserta diajak merefleksikan kembali kode etik penyelenggara pemilu serta pentingnya menjaga marwah kelembagaan dalam setiap tahapan pengawasan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Tidore Kepulauan berharap tercipta konsolidasi nilai dan semangat kolektif dalam menjalankan fungsi pencegahan, pengawasan, dan penindakan pelanggaran pemilu. Integritas diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi terinternalisasi dalam setiap tindakan dan keputusan kelembagaan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan serta penguatan soliditas internal lembaga. (Humas)
Peliput/Editor: Ramli M. Ade
Foto: Ramli M. Ade